Wong Sogeh Sukses Juara

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Malang Gugusdepan 22125-22126 Ambalan Kameswara-Candra Kirana Basis SMAS Diponegoro Tumpang

Struktur Dewan Ambalan Struktur Gugus Depan

Materi Kepramukaan

Siaga Penggalang

Pramuka Siaga adalah anggota Gerakan Pramuka yang berusia 07-10 tahun. Pramuka Penggalang adalah anggota Gerakan Pramuka yang berusia 11-15 tahun.

Read More

Penegak Pandega

Pramuka Penegak adalah anggota Gerakan Pramuka yang berusia 16-20 tahun. Pramuka Pandega adalah anggota Gerakan Pramuka yang berusia 21-25 tahun.

Read More

Anggota Dewasa

Anggota Dewasa adalah anggota Gerakan Pramuka yang berusia diatas 25 tahun atau yang sudah menikah sebelum usia 25 tahun.

Read More

Giat Umum

Giat umum adalah kegiatan yang dilaksanakan diluar dan/atau didalam kegiatan Kepramukaan.

Read More

Semua Artikel

Senin, 28 September 2020

Poncokusumo Dingin

Poncokusumo Dingin

 








Poncokusumo adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Poncokusumo Kab. Malang
Poncokusumo terkenal sebagai desa yang asri dan sejuk.
Dengan kearifan lokalnya pemuda pemudi poncokusumo mampu melestarikan budaya,keindahan yang ada di desa Poncokusumo


Poncokusumo mempunyai banyak wisata dan sport fto yang terkenal. Misalnya Bumi perkemahan Ledok ombo,Brak poncokusumo, Jamun spot sunset, yang biasanya di gunakan untuk camp acara keluarga, acara sekolah,dll
 Pondok ponco adalah salah satu cafe yang ada di Poncokusumo. 
Dan tidak lupa air terjun yang ada di Poncokusumo yaitu banyu biru.

Akhir - akhir ini yang paling banyak di kunjungi adalah banyu biru (Banyu tamu),Karena masih baru saja di buka untuk umum.

Banyu biru terletak di sebelah timur desa Poncokusumo,untuk bisa sampai diBanyu biru kita harus jalan kaki dengan melewati sungai sekitar 4km. Dengan bayar parkir cuma 5.000 aja kalian udah dapet sport fto yang kece lo..


Untuk kalian yang ingin ke Banyu biru bisa 

cek ig banyu biru : @banyubiru940
Atau bisa cp nomor yang ada di bio ig ya..



Jumat, 25 September 2020

Bakso kraton

Bakso kraton


Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Salam pramuka

Salah satu tempat makan bakso yang paling enak dan di gemari masyarakat kecamatan pakis adalah bakso kraton di bakso kraton ini setiap hari nya selalu ramai pengunjung tetapi di musim pandemi covid-19 mulai berkurang
Bakso kraton buka pukul 09.00 pagi dan tutup pukul 21.00 malam bagi yang ingin mencoba makan di bakso kraton pakis silakan mencoba tetapi untuk di masa pandemi ini utama kan protokol kesehatan yang baik..

Terima kasih
Waassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Salam pramuka.

 

Lintas taman nasional bromo tengger semeru

Lintas taman nasional bromo tengger semeru


                  Assalamualaikum wr wb

                        Salam pramuka

      Wisata gunung bromo dan gunung semeru sudah pasti tidak asing di pendengaran.karena wisata tersebut merupakan wisata yang terkenal di wilayah indonesia.wisata gunung bromo dan gunung semeru terletak di 4 kabupaten yaitu lumajang,malang,probolinggo,dan pasuruan.di kabupaten malang,jalur lintasan bromo tengger semeru melalui jalan yang berliku-liku serta naik.sebelum itu banyak wisata-wisata yang berada di jalur tersebut seperti:coban bidadari, coban pelangi dan masih banyak lagi.serta hawa dingin yang dapat dirasakan setiap orang yang mendaki.

            Sekian wasalamualaikum wr wb

Kamis, 24 September 2020

Dahsyatnya teknologi perlu kreatif dan inovatif

Dahsyatnya teknologi perlu kreatif dan inovatif

 



Oleh : Drs H Mashuri, St

Dinamika yang terjadi dalam kehidupan begitu hebat, perubahan terjadi di mana-mana melanda semua aspek kehidupan dalam dimensi yang tidak terukur, cepat, bebas dan berdaya saing. Manusia yang berada dalam arena dan Era ini, mau tidak mau harus mengikuti arus kehidupan, masuk dalam persaingan ketat, yang tidak bisa dihindari sebagai tantangan yang harus dihadapi.

Kemajuan yang pesat di segala bidang diikuti dengan perkembangan  teknologi termasuk sistem Elektronika yang menghasilkan gadget yang lebih menyempurnakan dan mempermudah pelaksanaan sistem pembayaran tanpa uang cash, yang didukung dengan integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional melalui sistem pembayaran Indonesia (SPI)

Pembayaran non tunai (digital payment) dapat dilakukan dengan menggunakan media SMS, mobile banking, internet banking, digital Wallet dan lain - lain. 

Seluruh kegiatan tersebut dapat dilaksanakan di rumah hanya dengan menggunakan alat elektronika bernama ponsel pintar untuk pembayaran PDAM, listrik telepon, mengisi pulsa dan lain-lain melalui sebuah gadget. 

Sistem dan cara baru tersebut mampu merubah apa yang selama ini telah dilakukan secara tradisional dan konvensional, berubah total baik secara phisik dan sistemnya.

Era digitalisasi mampu mempercepat proses, mempermudah pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan program aplikasi seperti go-jek, go-car, go-food dan yang di tolak oleh sistem ini adalah go-blok karena mereka enggan menggunakan dan mengikuti aplikasi ini, ingin mempertahankan sistem lama yang usang dan out of date, sedangkan dengan aplikasi tersebut, sesuatu akan lebih mudah, lebih cepat dan efisien. Bahkan dengan sistem pembayaran secara online untuk perdagangan barang dan jasa menjadi cara yang praktis, cepat dan diantar sampai di tangan konsumen dengan harga relatif murah dan bersaing. 

Kegiatan pelayanan pada instansi pemerintah dan swasta pun telah memanfaatkan teknologi elektronika dan digitalisasi ini, untuk menjadi pelayan yang baik kepada masyarakat seperti program aplikasi yang di luncurkan oleh Kementerian Keuangan Cq kantor layanan pajak secara online dengan aplikasi e-billing, e feelling, e factur dan Kementerian Dalam Negeri dengan e KTP, sedang untuk mempercepat perjalanan dengan menggunakan jasa jalan tol pakai e-toll dan masih banyak lagi program aplikasi e-e lainnya dan go-go yang lain. 

Walhasil pada era teknologi elektronika, komunikasi dan digitalisasi ini benar-benar masyarakat merasa dimanjakan karena sesuatu menjadi mudah, cepat, praktis dan efisien.

Perubahan dan pergeseran Nilai  budaya masyarakat pada jaman now menjadikan era yang serba mungkin, artinya sesuatu yang dulu dengan pola lama dianggap tidak mungkin, namun sekarang dengan dahsyatnya teknologi dan cepatnya perubahan sistem dan meningkatnya populasi kaum milenial maka menuntut manusia-manusia kreatif dan inovatif karena mereka hidup pada zaman kompetitif dan berdaya saing tinggi

Hampir tidak memperoleh kesempatan dan sulit ditemukan ruang ruang kosong untuk menyalurkan gagasan yang monoton, rutinitas dan copy paste. Walaupun kata kreatif dan inovatif sudah sangat familier di telinga kita, tetapi nampaknya masih banyak yang belum mengetahui makna dan penggunaannya nya dalam kehidupan di masyarakat. Jika masih ada  orang atau kelompok masyarakat yang memandang sebelah mata dan tidak menempatkan kreatif dan inovatif sebagai sesuatu yang urgent dalam kehidupan sehari-hari sepanjang masa, maka mereka akan terlindas dan ditinggal oleh kemajuan zaman yang selalu dinamis.

Oleh karena itu Islam menempatkan daya Cipta (kreativitas) pada posisi yang terhormat, mengingat manusia sebagai makhluk tertinggi ciptaan Allah SWT di muka bumi, mengemban suatu misi mengelola segala yang  terkandung di dalamnya(Bumi ) untuk dimanfaatkan sebesarnya  bagi seluruh manusia. Rasulullah SAW mengajarkan sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia lain ( HR.  Ahmad dan Thabrani).  "Khoirunnas 'anfa' umum linnas"

Guna memperoleh kemanfaatan dan kemashlahatan umat, kita diwajibkan menggunakan akal dan pikiran untuk selalu berkreasi dan melakukan inovasi dalam segala hal sesuai kebutuhan.

Usaha untuk membangun kreativitas secara optimal maka hasilnya akan optimal pula. Sebagaimana pada Penghujung tahun 2019 kita dikejutkan dengan dua peristiwa membanggakan yang menginspirasi dan memotivasi setiap anak bangsa yakni munculnya motivator pedesaan, berasal dari Desa Cibubuan, Kecamatan Nagrak. Kabupaten Sukabumi yang mengaku lulusan an STM (Sekolah Teknik Menengah) telah merakit helicopter yang diberi nama GARDES JN. 77, dia bernama Jujun junaldi seorang tukang las ( bengkel hydrolik), pemuda berusia 41 tahun, dibantu oleh anaknya bernama Febriansyah ( 16 tahun)  yang masih bersekolah di SMK Negeri 1 itu Cibadak, mereka berhasil merakit helikopter di mana helikopter tersebut telah dicoba untuk dihidupkan mesinnya, ternyata mesin hidup dalam kondisi bagus, namun saat  itu masih belum diterbangkan.

Berita viral berikutnya adalah seorang pemuda 36 tahun bernama Chairul yang drop out SD kelas 3, telah berhasil merakit pesawat terbang dari barang bekas ( rongsokan) dengan menggunakan mesin motor Kawasaki Ninja 150 cc, pakai roda bekas kereta dorong, dengan total biaya perakitan tidak lebih dari 30 juta rupiah.  Pesawat terbang rakitan Chairul tersebut tergolong jenis ultra light dengan penumpang 2-4 orang. 

Pemuda asal Dusun Planga, kelurahan Palameang kacamatan Mattiro, kabupaten Pinrang, Sulawesi  selatan tersebut telah melakukan uji coba pesawat rakitan itu untuk diterbangkan, ternyata 4 kali mengalami kegagalan dan baru uji coba ke 5 pesawat tersebut dapat terbang pada ketinggian 12 - 15 meter selama 1 menit 25 detik dengan menempuh jarak 300 meter di Pantai Ujung Tape Pallameang,  Kabupaten Pinang, Sulawesi Selatan. 

Ketika pesawat lepas landas dan mulai meninggalkan daratan lalu terbang, maka rasa gemetaran terjadi pada diri Chairul  disertai haru, cemas dan gembira karena dia telah berhasil cita - citanya naik pesawat terbang buatan sendiri. 

Inovasi dan daya kreatif dua pemuda yang mampu menggunakan teknologi tinggi tentang kedirgantaraan dengan merakit helikopter dan pesawat terbang,menuai pertanyaan dari kalangan Pemuda sebayanya dan banyak pihak yaitu mengenai inovatif dan kreativ tidak hanya bisa dilakukan oleh para intelektual saja, tetapi bisa dijalankan oleh setiap orang tanpa memandang latar belakang pendidikannya, sebab ternyata dua orang inovator tersebut berpendidikan relatif reudah.

Menjawab pertanyaan dan keragu – raguan ini kita kembali pada hal mendasar yakni seuatu yang menyebabkan daya kreativ seseorang itu muncul dengan tiba – tiba dan luar biasa.

Hal tersebut terjadi karena pada dasarnya inovasi dan daya kreasi ini sebenarnya sudah menjadi naluri setiap orang sejak dia lahir.

Manusia yang dilahirkan dimuka bumi atas kekuasaan Allah SWT tersebut telah diberikan daya kreativ dan inovativ serta tidak ada seorangpun yang sama sekali tidak memilikinya, termasuk tidak seorangpun yang lahir tanpa memiliki IQ sama sekali ( IQ=0 ).

Namun inovasi dan kreativitas tidak serta merta muncul tanpa interversi dan rangsangan dari luar. Adapun rangsangan untuk berkreativ yang paling utama datang dari ilmu pengetahuan ( sciense) yang dipelajari dengan tekun dan semangat.

Seseorang yang berusaha keras mempelajari dan menganalisa disiplin ilmu tertentu, lalu berusaha mengaplikasikan dalam kehidupan dimasyarakat, kemudian melakukan eksperiment dan uji coba, sementara bersikap pantang menyerah, maka pada akhirnya berhasil memunculkan karya dan produk kreativ yang bermanfaat.

Bagi mereka yang berlatar pendidikan relatif rendah dengan mengandalkan kemauan keras tidak mudah putus asa, meluangkan waktu untuk belajar sendiri ( otodidak ) tidak henti – hentinya melakukan uji coba, akhirnya impian yang tinggi dibenaknya dapat diwujudkan yakni menuai keberhasilan sebagaimana yang dilakukan dua  orang inovator pedesaan tersebut.

Rangsangan yang menimbulkan dorongan dan semangat untuk berinovasi tersebut adalah lingkungan sekitar dan fenomena alam yang ada disekelilingnya.

Jadi ilmu pengetahuan dan lingkungan sekitar kita sangat dominan berperan sebagai perangsang dan yang menginterversi setiap orang untuk berlaku kreativ da inovativ.

Menurut para ahli teknologi elektronika dan pakar sistem digitalisasi mempredikdi tahun 2045 akan terjadi perubahan signifikasi yakni terhapusnya 2.500 lapang kerja tetapi muncul 7.500 lapang kerja baru, sehingga manusia – manusia yang hidup diera ini, hendaknya mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang sudah pasti didepan mata.

Tetapi nampaknya bagi millenial muslim tidak ada gusar dan cemas, mereka sudah terbiasa mempelajari dan menganalisa setiap kejadian, baik fenomena alam maupun kuat dan derasnya teknologi yang tidak dapat dibendung, tetapi harus dihadapi. Hal itu dikarenakan sesuai dengan ajaran Allah SWT melalui perintahnya yang diturunkan pertama dalam Al Qur’an yakni “ Iqro ” ( bacalah ), adalah suatu perintah yang membuka hati umatnya untuk selalu “ membaca ” dalam arti luas yakni membaca atau belajar ilmu pengetahuan baik agama maupun sains serta membaca setiap fenomena dan peristiwa alam yang terjadi untuk dianalisa, dipelajari secara mendalam guna diambil kesimpulan untuk dijadikan.rumusan. sebagai disiplin ilmu, guna mengatasi peristiwa yang akan terjadi. 

Apa yang kita laksanakan dalampraktek kehidupan adalah merupakan seni ( art ), dari seni ini dirumuskan menjadi disiplin ilmu, selanjutnya disiplin ilmu diterapkan dalam kehidupan sebagai seni kembali dan kemudian orang berusaha membuat rumusan untuk menciptakan disiplin ilmu, demikian terjadi silih  berganti.

Menghadapi kesulitan apapun perintah iqro’ menjadi motivasi yang besar untuk selalu membaca serta belajar memahami setiap situasi guna dianalisa dan dicari jalan keluarnya. Bahkan lebih antusias dan bergairah karena Al – Qur’an juga mengajarkan bahwa mencari lmu itu hukumya wajib bagi kaum muslimin dan muslimat.

Berusaha mencari dan menabah ilmu dan selalu membangun kreativitas dan inovasi menjadi tugas pokok manusia yang diciptakan Allah SWT sebagai kholifah dimuka bumi ini.

Dari seluruh paparan yang diuraikan diatas dapat disimpulkan, hal – hal sebagai berikut :

1. Dalam memasuki era millenial dan menyogsong revolusi industri 4.0, kita harus siap membaca dan ikut berlomba dalam membangun daya kreativ dan inovativ dengan semangat Fastabiqul Khoirot.

2. Iqro’ kita jadikan sumber motivasi guna meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang memiliki kekuatan moral yang tak pernah aus dalam segala jaman dan tidak tekendala oleh ruang dan waktu.

3. Agama islam melalui Al – Qur’an dan hadist memberikan ruang se luas – luasnya terhadap ilmu pengetahuan guna dipelajari, dikaji, dianalisa untuk memahami setiap situasi guna dicari solusi dan jalan keluarnya menjadi akselerasi membangun  manusia seutuhnya baik lahir maupun batin

4. Mengingat dan menyadari  bahwa setiap keberhasilan pasti dilaksanakan dengan kemauan, kerja keras, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa, hal tersebut sebagaimana ungkapan bijak yang disampaikan oleh ulama dan cendakiawan muslim yaitu “ Wamallatadzu illa ba’datta’ab ( tidak ada sesuatu yag baik, yang enak dan mulus tanpa ditempuh degan susah payah ).

5. Jika kita konsisten melaksanakan ajaran – ajara Allah SWT tersebut, maka dipastikan tidak akan sulit membangun generasi millenial islam, generasi yang mampu membangkitkan kembali “ Izzul Islam wal muslimin ” ( kejayaan islam dan umatnya ) yang sekaligus memberikan rahmad seluruh alam.

Aamiin Ya Robbalalamin

Selebihnya wallahua’lam bishawab

Penulis : Pendiri dan Pembina Yayasan Diponegoro Tumpang


Sifat Kegiatan Pramuka Siaga

Sifat Kegiatan Pramuka Siaga




Pembina mengemas kegiatan latihan dalam bentuk permainan yang menarik dan menyenangkan. Sifat kegiatannya adalah moderen, bermanfaat dan setia/taat azas.

a. Moderen yang berarti menantang, kreatif, inovatif, mandiri, sesuai dengan kepentingan/kebutuhan/situasi, kondisi dan menjaman.

b. Bermanfaat berarti bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat lingkungannya.

c. Setia/taat azas berarti dalam pelaksanaan kegiatan selalu berlandaskan pada Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan.

    Kegiatan di Perindukan Siaga terdiri atas: latihan mingguan dan kegiatan bersama (permainan besar). Bahan/materi latihan mingguan dan kegiatan bersama mengacu pada materi SKU. Acara latihan mingguan hendaknya didahului dengan upacara pembukaan latihan, dilanjutkan dengan kegiatan yang ramai/riang, kegiatan tenang, diselingi nyanyian/tarian/dongeng/cerita dan diakhiri dengan upacara penutupan latihan.

    Kegiatan bersama merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama dengan perindukan- perindukan dari beberapa gugus depan. Kegiatan tersebut dapat berbentuk perkemahan yang dilaksanakan sehari, yang disebut Persari. Kegiatannya dapat berupa bazaar, karnaval, atau lomba. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Siaga merasa senang, nyaman, dan aman serta ingin kegiatan tersebut dapat berulang. Bagi pembina wahana ini digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan pendidikan kepramukaan di Perindukan Siaga masing-masing.

    Kegiatan adalah alat untuk mencapai tujuan, oleh karena itu harus disusun secara menarik mengandung pendidikan, menantang, progresif dan dibungkus dalam bentuk permainan, cerita khayal atau nyanyian. Pembinaan Siaga sifatnya secara pribadi bukan kelompok (klasikal). Setiap Pembina harus mengetahui sifat dan pribadi masing masing peserta didiknya. Oleh karena itu untuk memudahkan pembinaan, Pramuka Siaga dalam satu perindukaan dibagi menjadi kelompok kecil dengan jumlah peserta didik tidak lebih dari 6 8 peserta didik.

Selasa, 22 September 2020

Sifat Karakter Pramuka Siaga

Sifat Karakter Pramuka Siaga

 


    Perkembangan kejiwaan anak usia Siaga perlu dihayati oleh pembinanya melalui pengenalan dan pemahaman sifat-sifat karakter. Sifat karakter Pramuka Siaga:

a. sifat karakter yang positif antara lain:

􀂇 senang bermain, bergerak dan bekerja;

􀂇 senang meniru, senang menghayal;

􀂇 senang menyanyi, gemar mendengar cerita;

􀂇 senang bertanya, ingin tahu, ingin mencoba;

􀂇 senang pamer, senang disanjung, senang kejutan;

􀂇 spontan, lugu, polos;

􀂇 senang bersenda gurau dan lain-lain.

b. sifat dan karakter yang kurang positif antara lain:

􀂇 labil, emosional, egois;

􀂇 manja, mudah putus asa;

􀂇 sensitif, rawan, mudah kecewa;

􀂇 malu-malu, memerlukan perlindungan dan lain-lain.

    Dengan memanfaatkan sifat karakter Siaga baik yang positif maupun yang kurang positif, Pembina mengemas kegiatan latihan di perindukan antara lain dalam bentuk permainan yang penuh gerak, cerita, dongeng, nyanyian dan tari. Bermain adalah dunia Pramuka Siaga. Bermain sebagai proses pendidikan merupakan alat utama pembinaan Siaga, dimana mereka dengan riang gembira, penuh semangat dan penuh kebebasan, giat melibatkan diri dalan kegiatan permainan.


Anggadiredja, Kak Jana T. dkk. 2011. Panduan Penyelesaian SKU Siaga. Jakarta: Kwartir Nasonal Gerakan Pramuka

Wisata Pemandian SumberRingin

Wisata Pemandian SumberRingin


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam Pramuka

Pemandian SumberRingin yang tepatnya berada di desa Wringinsongo kecamatan Tumpang ini adalah tempat pemandian buat kalian yang tidak mau jauh-jauh dan juga yang tidak terlalu mahal. Tiket masuknya adalah Rp. 10.000 dan kalian bisa berenang sesuka kalian di tempat yang cukup luas ini. Di sini ada pemandian untuk orang dewasa yang cukup besar dan dalamnya sekitar      1,5 m. Disini juga ada kolam untuk anak-anak, jadi orang tua tidak usah bingung buat anaknya bisa belajar berenang. Ada 3 kolam disini, yaitu 1 untuk orang dewasa dan 2 untuk anak-anak. Disini buka hampir setiap hari, tetapi sekarang karena ada pandemi jadi tempat pemandian ini dibuka untuk umum hanya di hari Minggu, selain hari Minggu tempat pemandian ini akan disewakan.

Sekian tentang Pemandian SumberRingin ini, Terimakasih Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Senin, 21 September 2020

Wisata Embung

Wisata Embung

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Pramuka

Embung Wringinsongo,Salah satu tempat wisata yang berada di desa Wringinsongo kecamatan Tumpang,selain tempat wisata itu juga tempat memancing selain memancing biasa di gunakan untuk olahraga, bersantai sambil menikmati pemandangan dan angin yang berhembus,sore hari juga bisa melihat sunset.Untuk biaya masuk sendiri itu gratis tidak di kenakan biaya sedikitpun.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Minggu, 20 September 2020

Kiasan Dasar Pramuka Siaga

Kiasan Dasar Pramuka Siaga

 


    Kiasan dasar adalah ungkapan yang digunakan secara simbolik dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan, dan merupakan salah satu metode untuk mengembangkan imajinasi Siaga, mendorong kreativitas dan keikutsertaannya dalam setiap kegiatan. Kiasan dasar yang digunakan dalam kelompok Siaga antara lain:

a. Pramuka usia 7 -10 tahun disebut Siaga. Nama Siaga diambil dari kiasan dasar yang bersumber pada romantika perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan dari penjajahan Belanda yaitu masa “mensiagakan” rakyat yang merupakan awal dimulainya perjuangan baru yaitu tanggal 20 Mei 1908.

b. Sebutan tingkatan golongan Pramuka Siaga terdiri atas:

    - Siaga Mula mengkiaskan tingkatan kecakapan mula-mula (awal) yang dimiliki Siaga.

    - Siaga Bantu mengkiaskan tingkatan kecakapan siaga yang dapat membantu pekerjaan-pekerjaan

       tertentu, Siaga Tata mengkiaskan tingkat kecakapan Siaga sudah diikutsertakan untuk menata

       karya kesiagaan. Menata karya artinya menyusun dan mengatur pekerjaan dengan rapih dan bersih.

c. Sebutan “Barung” yang berarti tempat penjaga ramuan bangunan mengkiaskan kelompok kecil Siaga

    beranggotakan 6 sampai dengan 8 anak.

d. Sebutan “Perindukan” yang berarti tempat anak cucu berkumpul, mengkiaskan kelompok Siaga yang

    terdiri dari 3 sampai 4 barung.


    Pada usia yang terhitung masih muda kehidupan anak seusia Siaga masih berkisar di seputar keluarga, yaitu kehidupan yang ada ayah dan ibu bahkan kadang ada paman dan bibi tinggal bersama keluarga tersebut. Keluarga merupakan pusat aktivitasnya. Pembinaan Pramuka Siaga dikiaskan sebagai kehidupan “Keluarga Bahagia” dimana terdapat ayah, ibu dan bibi serta paman. Suasana keluarga bahagia digambarkan selalu harmonis, saling mencintai, riang gembira, rukun, saling tolong menolong. Mereka merupakan keluarga yang takwa kepada Tuhan yang Maha Esa, hidup aman dan damai tanpa rasa takut.

    Dalam pembinaan Siaga, suasana keluarga bahagia ini dialihkan ke lapangan tempat latihan Siaga di alam terbuka. Di tempat latihan juga ada “ayah” yang dipanggil Yanda, “ibu” yang dipanggil Bunda, “bibi” yang dipanggil Bucik dan paman yang dipanggil Pakcik. Pada golongan Siaga wadah pembinaannya disebut Perindukan Siaga sesuai dengan kiasan dasar bahwa Siaga masih “menginduk” pada keluarganya.


Anggadiredja, Kak Jana T. dkk. 2011. Panduan Penyelesaian SKU Siaga. Jakarta: Kwartir Nasonal Gerakan Pramuka

Sabtu, 19 September 2020

Filososi Pramuka Siaga

Filososi Pramuka Siaga




    Periode anak usia 7 tahun sampai dengan 10 tahun merupakan kehidupan masa kecil yang indah dan menyenangkan. Anak-anak seusia ini memiliki sifat unik dan beragam yang pada dasarnya merupakan pribadi yang aktif dan tidak pernah diam. Mereka senang dengan lingkungan sekitarnya dan pada umumnya sangat kreatif. Pada saat itu orang tua mulai melihat penampilan dan kepribadian putranya yang membuatnya harus memberikan perhatian yang lebih untuk perkembangannya. Orang tua dapat mengarahkan mereka untuk mengurangi sifatnya yang kurang positif melalui sosialisasi dalam kelompok kehidupan sebaya. Kelompok tersebut hendaknya dapat menjamin tidak akan mengekang pribadinya, namun dapat mengendalikan egoismenya, dapat merasa memiliki teman, peduli, dan dapat menampung sifat aktif dan kreatifnya.

    Dengan kata lain kelompok dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pribadi anak meliputi area pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik. Hal yang cukup penting adalah anak-anak merasa nyaman di dalam kelompoknya seperti halnya kenyamanan dalam kehidupan bahagia di keluarganya. Di lingkungan Gerakan Pramuka kehidupan anak-anak seusia ini dikelompokkan dala kelompok kecil yang disebut Barung dan beberapa barung dihimpun dalam Perindukan Siaga. Dalam perindukan, Pramuka Siaga dibina oleh Pembina Siaga yang memberikan pembinaan secara pribadi.


Anggadiredja, Kak Jana T. dkk. 2011. Panduan Penyelesaian SKU Siaga. Jakarta: Kwartir Nasonal Gerakan Pramuka

Kamis, 17 September 2020

Kisah Sebuah Perjuangan

Kisah Sebuah Perjuangan



Ini adalah kisah ku, kisah yang tidak akan terlupakan, kisah menaruh sebuah harapan dan perjuangan. Di Gerakan Pramuka SMP KH.A Thohir ini lah sebuah perjuangan dimulai, merintis dari awal hingga sukses menjadi juara diberbagai ajang/kompetisi. Sekolahku dulu tidak se tenar seperti sekolah negeri/swasta lainnya. Apalagi seperti Gerakan Pramuka ini, dulunya hampir mati karena ketidak pastian seorang pembina ataupun anggota. Suatu keajaiban akhirnya muncul membangkitkan asa perjuangan, yaitu seorang pembina yang bernama Kak Prio dan Kak Munir. Mereka datang bukan karena sebuah harta ataupun tahta, karena sejatinya mereka datang karena ingin menjadikan sekolah ini dijalur yang semestinya dan menjadi kan sekolah ini menjadi sekolah Pramuka yang ditakuti di semua kompetisi. Mereka seperti pelengkap puzzle yang hilang. Setelah mereka melakukan bongkar pasang anggota akhirnya jadilah Regu putra yang bernama Regu Garuda dan Regu putri bernama Regu Melati. Setelah terbentuk nya sebuah Regu putra maupun putri ini, kita selalu digembleng dengan latihan hampir setiap hari guna mematangkan team ini di berbagai lomba. Dan akhirnya setelah beberapa penantian dan juga latihan kami pun mengikuti lomba yang diadakan oleh Kwartir Ranting Tumpang. Lomba ini lah yang pertama kami ikuti dan ditunggu, kami sebagai team pendatang dan juga team yang baru saja dibentuk, dan diajang ini lah seberapa keras latihan kita selama berminggu-minggu apakah akan membuahkan hasil atau kah kekecewaan. Dan akhirnya lomba ini kami lalui dengan perjuangan selama 3 hari 2 malam dengan bersusah payah. Dan yang kami tunggu tunggu dihari yang panas dibawah terik matahari pengumuman juara akhirnya datang kami takut apakah kami akan pulang dengan membawa juara ataupun dengan tangan kosong. Dan pengumuman dimulai, akhirnya kami Regu putra Garuda pun menjadi juara 3 dan Regu putri tidak mendapatkan juara, setelah pengumuman ini lah kami regu putra menenangkan regu putri yang kalah dan kami pun berkata "perjuangan kamu semua adalah yang terbaik mungkin Tuhan masih belum merestui kamu menjadi juara, terus semangat untuk kalian". Setelah mengikuti lomba pertama yang diadakan oleh Kwartir Ranting Tumpang ini lah kami mengevaluasi segala kekurangan dan juga memaksimalkan kelebihan yang kita punya.


Setelah beberapa lama kami latihan lagi untuk memaksimalkan segala kelebihan kami dan kami mengikuti lomba yang kedua kalinya yang diadakan oleh SMK Ahmad Yani Jabung dan disini lah perjuangan yang paling berat dimulai walaupun lomba ini hanya 1 hari akan tetapi perlawanan sengit dimulai banyak regu dari sekolah lainya dengan gagah nya memakai atribut lengkap, berpostur tinggi dan besar, dan mungkin lebih siap dari team kami ini. Tapi kami tidak gentar kami terus maju dengan perlawanan yang sengit. Setelah pertarungan yang sengit ini banyak keringat dan tenaga yang bercucuran tiba lah pengumuman lomba dimalam hari. Dan akhirnya kami bangga kami mendapatkan lebih banyak piala dengan 7 piala kami sangat senang dan kali pertama ini lah kami mendapatkan lebih banyak piala. 


Dan bukan hanya dengan lomba diatas tetapi dengan mengikuti berbagai kegiatan Pramuka lainnya kami pun mulai berkembang menjadi seseorang yang disiplin, tegas dan berwibawa. Dan kami pun berani mengadakan kegiatan LDKCP untuk tingkatkan SD di sekolah kami. Dan akhirnya kami pun dipercaya menjadi panitia inti dari acara tersebut. Dan kami pun juga banyak sekali mengikuti acara acara kepramuka lanainnya. Dan itulah hanya segelintir perjuangan Pramuka di sekolah kami walaupun hanya cuma begitu kami tetap bangga kami menganggap sekolah dan Pramuka kami berkembang dengan pesat. Dan kami merasa sepadan dengan Pramuka sekolah negeri/swasta lainnya. Dan sampai saat ini Pramuka di SMP kami menjadi tumpuan utama sekolah kami agar menjadi sekolah yang maju. Kami senang menjadi bagian dari Pramuka inti SMP kami sangat senang sekali bisa mengikuti berbagai lomba ataupun kegiatan lainnya dan banyak sekali pengalaman yang kami dapatkan suka maupun duka. Maju terus Pramuka SMP ku jayalah selalu. 




First Time join pramuka Di SMA

First Time join pramuka Di SMA


Assalamualaikum temen²
 Selamat siang temen²,Selamat beraktifitas.Nah kali ini saya akan sedikit bercerita ya tentang foto di atas tersebut .Kalian pasti kepo kan sama asal muasal foto di atas itu yupss!langsung saja.

 Jadi gini nih,Semenjak aku masuk Sma,Aku tuh belum ada niatan untuk gabung sama exstra pramuka .Tetapi pada waktu Sd-Smp aku uda ikut exstra pramuka.Nahh ketika Di Sma aku itu ikut exstra musik,Kebetulan saya suka main gitar ya orangnya 😂 Jadi okela ikut musik ajaa.Seiring berjalan waktu tepatnya tanggal 16 oktober saya tiba tiba diajak untuk mengikuti lomba musik di pramuka itu yg bertempat di Belakang Lapangan Rampal kota Malang.Kebetulan lomba itu 3 hari berturu"ya guys.Jadi aku mau tidak mau ya harua ikut bermalam juga sampai berakhirnya acara perlombaan tersebut.Ketika di perlombaan sana aku ini memiliki banyak kesan dan pesan lo 😂Banyak suka nya dari pada dukanya .Entah kenapa di 3 hari itu aku merasa nyaman sama kakak"pramuka yg ikut lomba tersebut .lalu setelah perlombaan selesai aku pun punya banyak pengalaman huaa😂jadi  ingin sekali untuk ikut exstra pramuka .Nah ahirnya aku ikut dah 😂



*Mohon maaf ya temen² bahasanya agak bletotan .karna kan kita masih sama sama blajar ya 😂🙏 

Sekian dari saya ,Bilaa ada salah kata dan ucapan yg kurang berkenan mohon maaf yg sebesar"nya .

Wassalamualaikum wr.wb 


Tunggu aku di cerita berikutnyanya 👋Seuu guysss🤗

BERITA TERBARU

55 Giat
Banyak giat yang telah diikuti
23 Tahun
Berpengalaman dalam petualangan
158 Penghargaan
Kemenangan dalam sportivitas

Profile Gudep

Drs. Djasmani, M.Si
Kamabigus
Teguh B.N., S.Pd, M.M.
Ketua Gudep
Darma Prasetya K.W.
Pembina Putra
Linda Cahyanti
Pembina Putri

Contact

Kotak Saran

Hai Kak ! Terimakasih telah mengunjungi wibesite kami. Berikan saran dan kritik atas pelayanan dari kami "Ambalan Kacadipta".

Alamat:

Jl. Tunggul Ametung 18 Tumpang Kab. Malang

Jam Kerja:

Senin-Sabtu, 06.00 s/d 16.00 WIB

Whatsapp:

085 704 885 340